Cari Berita
Tips : hindari kata umum dan gunakan double-quote untuk kata kunci yang fix, contoh "sakura"
Maksimal 1 tahun yang lalu
Ekonomi & Bisnis
Bos Freeport Sebut Kehadiran Bullion Bank Bisa Kurangi Impor Emas RI
CNN EKONOMI   | 4 jam yang lalu
6   0    0    0
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyebut peluncuran layanan bank emas atau bullion bank Indonesia bisa mengurangi impor emas yang selama ini dilakukan.
Tony mengatakan bullion bank menyempurnakan ekosistem perdagangan emas dalam negeri. Di saat bersamaan, Freeport terus menambah produksi emas untuk kebutuhan dalam negeri.
"Oh iya (tidak perlu banyak impor emas), Antam masih impor banyak, jadi impornya Antam sekarang kami gantikan. Kan sudah mulai produksi kita," kata Tony di The Gade Tower, Jakarta, Rabu (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor emas Indonesia terus menanjak. Pada 2024, impor logam mulia meningkat US$1,98 miliar dari tahun 2023.
Berdasarkan data BPS, kode HS 71081210 atau emas yang belum ditempa, menjadi logam mulia yang impornya paling tinggi. Impor logam mulia jenis ini nilainya naik 78,7 persen (cumulative to cumulative/ctc) dan volumenya naik 39,2 persen.
Tony menyampaikan Freeport sedang menaikkan tingkat produksi emas per tahun. Dia menyebut Freeport bisa menghasilkan 50-60 ton emas per tahun mulai 2026.
Saat ini, 30 ton per tahun sudah dipesan oleh PT Antam Tbk. Sisa lebih dari 20 ton kemungkinan akan diekspor. Namun, dengan kelahiran bullion bank, Freeport membuka peluang untuk menjual emas-emas itu ke dalam negeri.
"Kita jual ke Antam sebagian besar, 30 ton bahkan mungkin bisa lebih, dan sekarang retailnya kan sudah ada, yaitu BSI, ada Pegadaian juga, dan BRI juga. Nah ini kan sudah terjadi ekosistemnya, dari hulu sampai hilir," ujar Tony.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan bank emas atau bullion bank. Layanan itu akan diberikan dua perusahaan negara, PT Pegadaian (Persero) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Dua layanan jasa keuangan itu telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa (OJK) sebagai bullion bank. Mereka boleh memberikan berbagai layanan tentang emas.
(pta/dhf)
komentar
Jadi yg pertama suka