Ekonomi & Bisnis
Pemkab Sukoharjo Siapkan 8.000 Lowongan untuk Korban PHK Sritex
CNN EKONOMI
| 12 jam yang lalu
7 0 0
0
Jakarta, CNN Indonesia --
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Pemkab Sukoharjo menyiapkan 8.000 lowongan dari perusahaan lain di daerah untuk para korban pemutusan hubungan kerja (PHK) PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex.
Langkah ini untuk merespons keputusan PHK massal seluruh karyawan yang diumumkan Rabu kemarin (26/2). Pabrik tekstil dan garmen raksasa bakal tutup total mulai 1 Maret 2025.
"Setelah dilakukan perundingan, sudah menemui titik temu yang intinya PHK. Setelah diputuskan 26 Februari PHK, namun untuk bekerja sampai 28 (Februari 2025)," kata Kepala Disperinaker Sukoharjo Sumarno, Kamis (27/2), dikutip dari detikcom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga off 1 Maret. Puasa awal sudah berhenti total, (PT Sritex) ini jadi kewenangan kurator. Sudah lepas (tanggung jawab Sritex). Perusahaan itu sudah jadi milik kurator," terangnya.
Ada sekitar 8.400 karyawan Sritex yang terkena PHK. Kurator kini mengambil alih urusan gaji dan pesangon para karyawan.
Sedangkan jaminan hari tua karyawan, menurut Sumarno, menjadi kewenangan BPJS Ketenagakerjaan.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sritex Widadaengataoan membenarkan bahwa sejumlah buruh sudah mendapatkan surat PHK. Surat dari kurator itu dibagikan melalui manajemen PT Sritex sebagai tanda PHK dan untuk keperluan pencairan jaminan hari tua.
Terpisah, General Manager Sritex Group Haryo Ngadiyono mengatakan pihaknya masih menunggu hasil sidang terakhir pada hari ini, Jumat (28/2).
(pta/skt)
komentar
Jadi yg pertama suka