Cari Berita
Tips : hindari kata umum dan gunakan double-quote untuk kata kunci yang fix, contoh "sakura"
Maksimal 1 tahun yang lalu
Media Jepang
Soal JLPT Diduga Bocor, Hasil Tes Dianggap tidak Sah
JAPANESE STATION   | Maret 29, 2025
10   0    0    0
Berita Jepang | Japanesestation.com
Insiden baru-baru ini yang melibatkan Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (JLPT) telah menyebabkan pembatalan hasil ujian sejumlah peserta karena adanya dugaan kebocoran jawaban.
JLPT adalah penilaian penting bagi orang asing yang mencari status kesempatan bekerja di Jepang hingga status kependudukan. Melansir melalui Kyodo, sejumlah besar peserta yang mengikuti JLPT Desember 2024 memiliki hasil yang dianggap tidak meyakinkan, sehingga tidak dapat ditentukan apakah mereka lulus atau gagal.
Japan Foundation,  lembaga yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan JLPT di luar negeri, mengidentifikasi adanya konsentrasi jawaban yang sama yang sangat tidak wajar secara di antara para peserta tes.
Investigasi menunjukkan bahwa anomali ini terjadi karena ujian diselenggarakan di Tiongkok sebelum negara-negara lain, yang menyebabkan penyebaran informasi jawaban melalui platform media sosial.
Masalah ini secara khusus dicatat dalam ujian tingkat N2, yang sering menjadi prasyarat untuk masuk universitas. Lebih dari 230.000 pelamar, baik domestik maupun internasional, berpartisipasi dalam ujian pilihan ganda yang diadakan pada 1 Desember 2024.
Menanggapi temuan ini, Kementerian Luar Negeri menginstruksikan Japan Foundation pada akhir Januari 2025 untuk menerapkan langkah-langkah yang mencegah kejadian serupa di masa depan.
Meskipun Japan Foundation belum mengungkapkan jumlah pasti peserta ujian yang terkena dampak, mereka menyatakan bahwa tidak ada aktivitas penipuan yang disengaja yang teridentifikasi. 
Untuk menjaga integritas JLPT, pihak penyelanggara berhak untuk membatalkan partisipasi tes dan skor, menolak pemberitahuan hasil, dan mendiskualifikasi individu dari pendaftaran di masa depan jika ditemukan telah mengungkapkan atau menggunakan informasi tersebut. Tindakan hukum juga dapat dilakukan dalam kasus-kasus yang dianggap berbahaya.
komentar
Jadi yg pertama suka