Cari Berita
Tips : hindari kata umum dan gunakan double-quote untuk kata kunci yang fix, contoh "sakura"
Maksimal 1 tahun yang lalu
Ekonomi & Bisnis
Medco: Produksi Gas dari Sumur Suban-22ST2 Blok Corridor di Atas Target
TEMPO BISNIS   | Nopember 18, 2025
72   0    0    0
MEDCO E&P Grissik Ltd. mencatat peningkatan produksi dari kegiatan kerja ulang Sumur Suban-22ST2 di Blok Corridor, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Uji produksi menunjukkan tambahan gas sebesar 9 Juta Standar Kaki Kubik per Hari (MMSCFD), jauh di atas target awal 2 MMSCFD.
Direktur Utama Medco E&P Ronald Gunawan mengatakan hasil tersebut terwujud karena efektivitas program optimasi sumur yang dijalankan perusahaan bersama SKK Migas. “Keberhasilan ini membuktikan bahwa optimalisasi sumur eksisting dengan pendekatan teknis yang tepat dan efisiensi operasional dapat meningkatkan produksi nasional,” kata Ronald dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 18 November 2025.
Ia menjelaskan kegiatan kerja ulang dilakukan secara rigless sehingga proses berlangsung lebih cepat dan efisien. Pekerjaan berjalan selama 12 hari dan selesai sesuai jadwal pada 10 November 2025.
Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto turut mengapresiasi capaian Medco E&P. Ia menyebut tambahan produksi dari Suban-22ST2 akan memperkuat pasokan gas nasional dan mendukung ketahanan energi.
“Kerja ulang yang menghasilkan potensi tambahan 9 MMSCFD ini menjadi kabar baik bagi upaya menjaga suplai gas nasional,” katanya.
Medco Energi adalah salah satu perusahaan energi swasta yang mengelola sejumlah lapangan migas yang ada di Indonesia. Di Sumatera Selatan, perusahaan yang didirikan Arifin Panigoro itu baru saja mengakuisisi hak partisipasi dua blok strategis di daerah tersebut.
Perseroan mengumumkan akan mengambil alih 45 persen hak partisipasi sekaligus menjadi operator di PSC Sakakemang, serta 80 persen hak partisipasi dan operator di South Sakakemang.
Sebelumnya, Chief Executive Officer MedcoEnergi Roberto Lorato menyatakan akuisisi ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperkuat aset dengan potensi pertumbuhan jangka panjang. Ia mengungkapkan akuisisi hak partisipasi di kedua blok migas tersebut mencapai US$90 juta atau sekitar Rp 1,48 triliun. 
“Akuisisi senilai total sekitar US$90 juta ini memperkuat posisi strategis Perseroan di Sumatera Selatan serta peran kami pada rantai nilai gas terintegrasi di Jawa,” kata Roberto dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 16 September 2025.
Selain akuisisi dua blok migas, perseroan menambah kepemilikan pada PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) melalui serangkaian transaksi terpisah. Dengan transaksi ini, kepemilikan efektif MedcoEnergi di TGI meningkat menjadi 40 persen. TGI selama ini menyalurkan gas bumi dari PSC Corridor dan pemasok lain di kawasan Sumsel-Jambi melalui jaringan pipa ke konsumen di Riau, Batam, hingga Singapura. 
“MedcoEnergi menilai konsolidasi portofolio ini akan meningkatkan daya saing sekaligus memperluas akses pasar dalam kerangka regulasi yang sudah dipahami dengan baik,” kata Roberto.
komentar
Jadi yg pertama suka