Cari Berita
Tips : hindari kata umum dan gunakan double-quote untuk kata kunci yang fix, contoh "sakura"
Maksimal 1 tahun yang lalu
Ekonomi & Bisnis
Asosiasi Maskapai Usul Tarif Batas Atas Tiket Naik 15 Persen
TEMPO BISNIS   | 9 jam yang lalu
4   0    0    0
INDONESIA National Air Carriers Association (INACA) mengusulkan kenaikan tarif batas atas tiket sebesar 15 persen untuk pesawat jenis jet dan propeller. Sekretaris Jenderal INACA Bayu Sutanto mengatakan, permintaan untuk mengantisipasi penyesuaian harga avtur dari Pertamina per tanggal 1 April 2026.
"Serta untuk tetap menjamin keberlangsungan usaha (business sustainability), keterjaminan keselamatan (safety insurance), ketersediaan konektivitas angkutan udara nasional dengan mempertahankan tingkat keselamatan yang tinggi," katanya dalam keterangan tertulis pada Rabu, 25 Maret 2026.
Perubahan itu diusulkan dengan merevisi tarif batas atas yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 106 Tahun 2019. Di dalam aturan itu, kata Bayu, nilai tarif yang menjadi patokan adalah rata-rata US$ 1 bernilai Rp 14.136, sedangkan saat ini sudah mencapai Rp 17 ribu per dolar atau naik 20 persen.
Kondisi berawal dari konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran yang pecah pada 28 Februari 2026. Lalu akses perdagangan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah tersendat karena Iran menutup perairan tersebut.
Bayu mengatakan industri penerbangan di Indonesia 70 persen operasional menggunakan dolar Amerika Serikat, sedangkan pendapatan berasal dari mata uang rupiah. "Sehingga dengan naiknya nilai tukar dolar Amerika Serikat akan semakin membebani keuangan maskapai penerbangan nasional," ucapnya.
Kemudian, kata Bayu, harga minyak global per Maret 2026 naik dari sebelumnya US$ 70 per galon menjadi US$ 110 per galon atau naik 57 persen. Tentunya ini memengaruhi fluktuasi harga avtur di Indonesia, dibandingkan pada tahun 2019 harga avtur sebesar Rp 10.442, lalu pada Maret 2026 sudah mencapai Rp 14.000-15.500 atau naik sebesar 34-48 persen.
"Harga avtur ini diprediksi akan naik lagi mengikuti kenaikan harga minyak akibat krisis geopolitik global tersebut," ujarnya.
Lalu Pertamina sebagai penyalur bahan bakar avtur selalu melakukan penyesuaian harga per tanggal 1 tiap bulan. Asosiasi maskapai penerbangan nasional pun memprediksi harga avtur per 1 April 2026 akan naik, mengikuti harga pasaran yang sudah naik tinggi akibat konflik di Timur Tengah.
Bayu mengatakan dari sisi perawatan pesawat terdampak dari pengadaan spareparts untuk pesawat yang sekarang sedang dalam perawatan (AOG part), karena rantai pasok terganggu sehingga pengiriman spareparts yang sebelumnya hanya 2-3 hari menjadi 7-10 hari dengan tambahan naiknya biaya pengiriman. Itu pun untuk menjamin keselamatan dan keamanan serta rute penerbangan yang memutar lebih jauh.
INACA pun juga mengusulkan kenaikan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge sebesar 15 persen atas masing-masing fuel surcharge yang sebelumnya telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 7 Tahun 2023 tanggal 10 Januari 2023. Asosiasi juga meminta adanya sejumlah stimulus yang bersifat temporer--seperti misalnya pada Lebaran 2026--yaitu penundaan PPn Avtur dan tiket domestik, keringanan biaya bandara atau PJP4U.
"Serta kebijakan rescheduling pembayaran outstanding biaya bandara dan navigasi tetap dipertahankan," tutur Bayu.
komentar
Jadi yg pertama suka