Ekonomi & Bisnis
Emiten Terafiliasi Kaesang Terlilit Utang dan PHK Karyawan
TEMPO BISNIS
| Kemarin, 19:46
2 0 0
0
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan berkode saham PMMP menyatakan bahwa perseroan saat ini mengalami kendala modal kerja sehingga hanya satu plant yang masih beroperasi. Adapun modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional sebesar US$ 15 juta.
“Pemutusan hubungan kerja dengan karyawan dikarenakan penurunan kapasitas produksi,” tulis manajemen PMMP, dikutip pada Rabu, 8 Juli 2026. Sejak 2024 sampai saat ini, jumlah karyawan yang di-PHK sebanyak 37 orang staf dan 79 orang harian. Serta ada 82 staf yang mengundurkan diri atau resign.
Perseroan juga melaporkan bahwa total saldo utang bank per 31 Mei 2026 mencapai US$ 160,1 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun. Pinjaman tersebut tersebar di sejumlah bank dengan rincian US$ 53,1 juta di Bank Permata, US$ 30,7 juta di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Eximbank), US$ 40,2 juta di Bank Central Asia, US$ 7,2 juta di Bank Maspion Indonesia, serta US$ 5,9 juta di Bank Resona Perdania.
Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang tidak diaudit, per 31 Maret 2025, total liabilitas PMMP itu tercatat sebesar US$ 259,8 juta. Nilai liabilitas itu melebihi total aset yang tercatat sebesar US$ 208,3 juta.
komentar
Jadi yg pertama suka

