Ekonomi & Bisnis
Perdana Melantai di Bursa, Saham RANS Melejit 34,12 Persen
TEMPO BISNIS
| 15 jam yang lalu
6 0 0
0
RANS menawarkan sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau sebesar 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp 170 per saham. Namun, pada pagi ini harga saham RANS melonjak menjadi Rp 228.
Perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini ditargetkan menghimpun dana sebesar Rp 429,25 miliar. Raffi menyatakan bahwa RANS sekarang sudah menjelma dari sekadar konten sederhana. “Saya ingin membuktikan nama besar bisa jadi vehicle legacy yang bisa dikelola untuk sesuatu yang baik,” ucapnya dalam konferensi pers di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 10 Juli 2026.
Sekitar 37,61 persen atau sebesar Rp 161,5 miliar dari hasil IPO saham RANS akan digunakan untuk penyelenggaraan konser, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Selanjutnya, sekitar 19,8 persen atau sebesar Rp 85 miliar untuk akuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.
Lalu 18,64 persen atau sebesar Rp 80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland, sebesar 8,15 persen atau Rp 35 miliar untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi. Sisanya 6,98 persen atau sebesar Rp 29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi Perseroan, serta 8,82 persen atau sebesar Rp 37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.
Saat pencatatan, Nagita menjelaskan bahwa RANS memulai perjalanan sebagai kanal konten digital yang lahir dari keseharian keluarga di garasi rumah pada 2016. Kemudian RANS berevolusi menjadi sebuah creator-based venture, yaitu model usaha yang mentransformasikan kreativitas dan audiens yang dimiliki kreator menjadi IP serta bisnis yang memiliki nilai komersial. Dibuktikan dengan kepercayaan lebih dari 300 brand yang telah bekerja sama dengan RANS.
Saat ini, RANS membangun ekosistem yang mencakup media hiburan digital, pengembangan intellectual property dengan nilai komersial, produk konsumen, kerja sama periklanan merek, hingga teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence), yang didukung oleh ratusan talenta profesional sebagai pilar pertumbuhan perseroan.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
komentar
Jadi yg pertama suka

